Proses Produksi Aman

Logistik & Dispatch Armada

Sistem pemantauan logistik dan kepatuhan K3 armada mixer truck ready mix serta pengangkut precast di jalan raya nasional.

Kembali ke Proses Produksi

120 Menit

Batas maksimal durasi pengiriman beton segar agar tidak mengeras di jalan

30 Ton

Berat bruto (GVW) rata-rata mixer truck ready mix kapasitas 7 m³ terisi penuh

100% GPS

Koneksi real-time pemantau perilaku laju & rute berkendara pengemudi

Bahaya Distribusi Beton di Jalan Raya

Logistik beton ready mix sangat dipengaruhi oleh waktu (time-sensitive). Beton segar harus terdistribusi dalam 2 jam sejak pencampuran di batching plant. Keterbatasan waktu ini sering kali menciptakan tekanan psikologis bagi pengemudi untuk terburu-buru, yang meningkatkan risiko di jalan raya.

Bahaya Utama: Center of Gravity Tinggi & Dinamis

Mixer truck bermuatan penuh memiliki **pusat gravitasi (center of gravity) yang tinggi dan bergeser secara dinamis** akibat putaran adukan beton di dalam drum. Hal ini membuat mixer truck sangat rentan mengalami **terguling (rollover)** saat menikung dengan kecepatan lebih dari 20 km/jam.

Sistem Keamanan Transportasi

Telematika GPS & Geofencing

Sistem GPS internal memantau kecepatan laju armada. Batasan kecepatan otomatis diatur maksimal 60 km/jam di jalan raya dan 10 km/jam di dalam proyek.

Radar Blind Spot & Spion Sensor

Pemasangan spion tambahan tipe konveks (fish-eye) di pilar kiri atas kabin dan radar pendeteksi jarak objek di bagian samping belakang truck.

Dashcam AI Anti-Fatigue

Kamera di dashboard yang mengamati gerakan kelopak mata pengemudi secara cerdas untuk mendeteksi rasa kantuk (micro-sleep) dan memberi peringatan suara.

Uji Riksa SIA/SILO Berkala

Sertifikat kelaikan teknis kendaraan dari Dinas Perhubungan dan Kemnaker yang diuji secara periodik per 6 bulan sekali untuk memastikan keandalan rem hidrolik.

Prosedur Operasional Standar (SOP)